Masuk angin. Siapa yang tak kenal dengan kondisi ini? Rasanya yang tidak nyaman, badan pegal, pusing melanda, mual, bahkan kadang disertai meriang dan hidung tersumbat, seringkali mengganggu aktivitas harian kita. Di Indonesia, “masuk angin” sudah menjadi istilah umum untuk menggambarkan sekumpulan gejala ini, dan banyak orang mencari cara untuk segera merasa lebih baik.
Di tengah berbagai pilihan cara mengatasi masuk angin, pijat refleksi telah lama dikenal sebagai metode tradisional yang ampuh dan minim efek samping. Banyak yang meyakini bahwa dengan menstimulasi titik-titik tertentu pada tubuh, termasuk di area tangan, gejala masuk angin dapat diredakan secara efektif. Pertanyaannya, titik refleksi masuk angin mana saja yang paling penting, dan bagaimana cara memijatnya dengan tepat?
Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda. Kami akan mengupas tuntas mengenai titik-titik refleksi utama di tangan yang berhubungan dengan gejala masuk angin, menjelaskan mengapa area ini efektif, serta memberikan panduan langkah demi langkah cara melakukan refleksi masuk angin sendiri di rumah. Bersiaplah untuk menemukan cara alami agar badan kembali bugar dan nyaman!
Memahami Konsep Refleksi untuk Masuk Angin
Pijat refleksi didasarkan pada prinsip bahwa ada koneksi antara area atau titik spesifik pada kaki, tangan, dan telinga dengan organ dan sistem tubuh lainnya. Dengan memberikan tekanan pada titik-titik refleksi ini, diyakini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah, meredakan ketegangan, dan mengembalikan keseimbangan energi dalam tubuh.
Dalam konteks masuk angin, gejala yang muncul seringkali berkaitan dengan ketidakseimbangan atau hambatan dalam aliran energi dan sirkulasi. Refleksi masuk angin di tangan bertujuan untuk menstimulasi titik-titik yang terhubung dengan saluran pencernaan, sistem pernapasan, dan area kepala-leher yang sering terpengaruh saat masuk angin. Tangan dipilih karena mudah diakses dan titik-titiknya relatif mudah ditemukan.
Memijat titik refleksi masuk angin bukan hanya tentang meredakan gejala yang ada, tetapi juga dapat memberikan efek relaksasi yang mendalam, mengurangi stres, dan secara keseluruhan meningkatkan rasa bugar. Ini adalah pendekatan holistik yang berfokus pada pemulihan keseimbangan alami tubuh.
6 Titik Refleksi Masuk Angin Utama di Tangan dan Cara Memijatnya
Berikut adalah enam titik refleksi di tangan yang patut Anda kenali dan pijat saat gejala masuk angin menyerang. Memahami lokasi dan cara memijat yang benar sangat penting untuk mendapatkan manfaat optimal dari refleksi masuk angin ini.
1. Titik Hegu
Adalah salah satu titik paling terkenal dalam akupresur dan refleksi. Titik ini terletak di area tangan, tepatnya di antara selaput antara ibu jari dan jari telunjuk Anda. Untuk menemukannya, rapatkan ibu jari dan jari telunjuk Anda, maka akan terlihat gundukan otot. Titik Hegu berada di puncak gundukan tersebut, paling dekat dengan jari telunjuk.
Manfaat Titik Hegu untuk Masuk Angin: Stimulasi pada titik Hegu sangat efektif untuk meredakan berbagai jenis nyeri, termasuk sakit kepala atau pusing yang sering menyertai masuk angin. Titik ini juga membantu meredakan nyeri di area leher dan bahu, yang kadang terasa pegal saat masuk angin. Selain itu, pijatan di titik Hegu diklaim dapat membantu mengurangi stres, yang bisa memperburuk gejala masuk angin.
Cara Memijat Titik Hegu: Gunakan ibu jari tangan Anda yang lain untuk menekan titik Hegu pada tangan yang ingin dipijat. Berikan tekanan yang kuat namun tetap terasa nyaman. Lakukan gerakan memutar searah jarum jam pada titik tersebut selama 1-2 menit. Ulangi pada tangan yang lain.
2. Titik Quchi
Titik Quchi (LI11) berlokasi di siku. Tepatnya, titik ini berada di ujung luar lipatan siku Anda saat siku ditekuk.
Manfaat Titik Quchi untuk Masuk Angin: Titik Quchi dikenal memiliki banyak manfaat, termasuk dalam mengatasi gejala masuk angin. Refleksi pada titik ini dapat membantu meredakan demam ringan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih cepat pulih.
Cara Memijat Titik Quchi: Tekuk siku Anda hingga membentuk sudut 90 derajat. Titik Quchi berada di ujung lipatan siku bagian luar. Gunakan ibu jari atau jari telunjuk tangan yang berlawanan untuk memijat titik ini. Lakukan gerakan memutar atau tekanan lembut di sekitar area tersebut selama 1-2 menit. Lakukan secara teratur untuk membantu mempercepat peredaan gejala masuk angin.
3. Titik Bawah Kuku Ibu Jari
Titik ini sedikit berbeda karena bukan satu titik tunggal, melainkan area yang membentang. Area bawah kuku ibu jari dimulai dari samping bawah kuku ibu jari, memanjang ke bawah sepanjang tangan, dan berakhir tepat di bawah pergelangan tangan Anda.
Manfaat Titik Bawah Kuku Ibu Jari untuk Masuk Angin: Memijat area ini sangat membantu dalam meredakan gejala pilek yang sering menyertai masuk angin, seperti menggigil, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Area ini terhubung dengan meridian yang memengaruhi saluran pernapasan bagian atas.
Cara Memijat Titik Bawah Kuku Ibu Jari: Gunakan ibu jari dan jari telunjuk tangan yang lain untuk “menjepit” lembut sisi ibu jari Anda, mulai dari pangkal kuku hingga pergelangan tangan. Cari area mana yang terasa sedikit nyeri atau tidak nyaman saat ditekan. Fokuskan pijatan lembut pada area yang terasa sakit tersebut hingga rasa sakitnya berkurang.
4. Titik Bawah Kelingking
Titik refleksi masuk angin selanjutnya berada di sisi luar tangan, tepatnya di bawah jari kelingking dan di atas salah satu lipatan besar di telapak tangan Anda.
Manfaat Titik Bawah Kelingking untuk Masuk Angin: Titik ini terkait dengan meridian usus halus. Refleksi pada titik ini dipercaya dapat membantu mengatasi gangguan kesehatan yang berhubungan dengan usus halus. Meskipun terdengar tidak langsung berhubungan dengan masuk angin, stimulasi titik ini dapat membantu meredakan keluhan seperti sakit kepala di bagian belakang kepala, sakit telinga, dan nyeri di leher, yang kadang muncul bersamaan dengan masuk angin.
Cara Memijat Titik Bawah Kelingking: Temukan area di sisi tangan Anda tepat di bawah pangkal jari kelingking. Gunakan ibu jari tangan yang lain untuk memberikan tekanan lembut pada titik ini. Pijat dengan gerakan memutar atau tekanan statis selama 1-2 menit.
5. Titik Tengah Garis Tangan
Titik ini terletak di bagian tengah telapak tangan Anda. Untuk menemukannya, bayangkan menarik garis lurus ke bawah dari antara jari tengah dan jari manis. Titik ini berada sekitar tiga jari dari lipatan pergelangan tangan Anda.
Manfaat Titik Tengah Garis Tangan untuk Masuk Angin: Titik ini sangat efektif untuk meredakan gejala masuk angin yang berkaitan dengan sistem pencernaan, seperti perasaan mual dan sakit perut. Stimulasi pada titik ini dipercaya dapat membantu meningkatkan kelancaran kinerja saluran pencernaan.
Cara Memijat Titik Tengah Garis Tangan: Temukan lokasi titik ini di tengah telapak tangan Anda (sekitar tiga jari di atas pergelangan tangan, di antara garis jari tengah dan manis). Gunakan ibu jari tangan yang lain untuk memberikan tekanan yang cukup dalam namun tetap nyaman pada titik ini. Lakukan pijatan memutar atau tekanan statis selama 1-2 menit. Setelah memijat titik ini, perasaan mual dan sakit perut diharapkan akan mereda.
6. Outer Gate Point
Outer Gate Point, atau yang juga dikenal sebagai Triple Energizer 5 (TE5), adalah titik refleksi yang penting untuk memulihkan energi tubuh. Titik ini berada di lengan bagian belakang, tepat di tengah antara dua tendon, sekitar tiga jari di atas lipatan pergelangan tangan.
Manfaat Outer Gate Point untuk Masuk Angin: Memberikan tekanan pada Outer Gate Point dapat membantu memulihkan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Saat masuk angin, sistem kekebalan tubuh sedang berjuang melawan infeksi atau ketidakseimbangan. Stimulasi titik ini membantu tubuh mendapatkan kembali kekuatannya dan merasa lebih prima.
Cara Memijat Outer Gate Point: Temukan lokasi titik ini di bagian belakang lengan Anda, tiga jari di atas pergelangan tangan, di antara dua tendon yang terasa saat Anda menggerakkan pergelangan tangan. Gunakan ibu jari atau jari telunjuk tangan yang lain untuk memberikan tekanan pada titik ini. Lakukan pijatan atau tekanan statis selama 1-2 menit.
Tips Melakukan Refleksi Masuk Angin Sendiri di Rumah
Melakukan refleksi masuk angin di tangan sendiri cukup mudah. Berikut beberapa tips agar lebih efektif:
- Cari Tempat yang Nyaman: Duduklah di tempat yang tenang dan rileks agar Anda bisa fokus.
- Gunakan Sedikit Pelumas (Opsional): Anda bisa menggunakan sedikit minyak pijat, lotion, atau krim tangan untuk mengurangi gesekan dan membuat pijatan lebih nyaman.
- Fokus pada Titik yang Terasa Sakit: Saat mencari titik, perhatikan area mana yang terasa lebih sensitif atau sedikit nyeri saat ditekan. Ini seringkali menunjukkan area yang membutuhkan perhatian lebih.
- Atur Tekanan: Berikan tekanan yang kuat namun jangan sampai menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Intensitas tekanan bisa disesuaikan dengan kenyamanan Anda.
- Durasi Pijat: Luangkan waktu sekitar 1-2 menit untuk memijat setiap titik.
- Lakukan Secara Teratur: Ulangi sesi pijat beberapa kali sehari, terutama saat gejala masih terasa.
- Minum Air Putih: Setelah selesai memijat, disarankan untuk minum segelas air putih untuk membantu melancarkan peredaran darah dan proses detoksifikasi alami tubuh.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun refleksi masuk angin dapat menjadi cara yang efektif untuk meredakan gejala ringan, penting untuk diingat bahwa ini bukanlah pengganti nasihat medis profesional. Jika gejala masuk angin Anda tidak kunjung membaik setelah beberapa hari melakukan refleksi, gejala memberat, atau muncul gejala lain yang mengkhawatirkan (seperti demam tinggi yang tidak turun, sesak napas, atau nyeri hebat), segera konsultasikan diri ke dokter. Kondisi Anda mungkin memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Kesimpulan
Masuk angin memang kondisi tidak menyenangkan, ada berbagai cara alami yang dilakukan untuk meredakan gejalanya dan membantu tubuh kembali bugar. Memijat titik refleksi masuk angin di tangan adalah metode tradisional yang telah dipercaya turun-temurun dan bisa Anda praktikkan sendiri di rumah.
Dengan menstimulasi titik Hegu, Quchi, Bawah Kuku Ibu Jari, Bawah Kelingking, Titik Tengah Garis Tangan, dan Outer Gate Point. Anda memberikan sinyal positif pada tubuh untuk melancarkan peredaran energi dan darah, meredakan nyeri, dan memperkuat sistem kekebalan.
Refleksi masuk angin adalah upaya komplementer yang aman dan efektif bila dilakukan dengan benar. Jadi, saat gejala masuk angin datang, jangan ragu untuk mencoba pijatan lembut pada titik-titik refleksi ini. Semoga panduan ini bermanfaat dan membantu Anda segera merasa lebih baik dan kembali beraktivitas dengan nyaman!
Baca Juga: 10 Manfaat Bekam Wanita! Tingkatkan Kesehatan Secara Alami!

Tanya Jawab Singkat
Masuk angin adalah istilah umum di Indonesia untuk kondisi tidak enak badan yang seringkali ditandai dengan gejala seperti pusing, mual, badan pegal, meriang, hingga hidung tersumbat. Ini adalah kondisi yang umum dan seringkali mengganggu aktivitas.
Pijat refleksi di tangan membantu meredakan masuk angin dengan menstimulasi titik-titik yang terhubung dengan organ dan sistem tubuh terkait gejala masuk angin, seperti pencernaan, pernapasan, dan area kepala/leher. Stimulasi ini dipercaya melancarkan sirkulasi dan energi, membantu tubuh pulih.
Ada enam titik refleksi utama di tangan yang bisa dipijat: Titik Hegu (antara ibu jari & telunjuk), Titik Quchi (luar siku), Titik Bawah Kuku Ibu Jari, Titik Bawah Kelingking, Titik Tengah Garis Tangan, dan Outer Gate Point (lengan belakang dekat pergelangan tangan).
Anda bisa melakukan pijatan refleksi pada titik-titik tersebut beberapa kali sehari, terutama saat gejala masuk angin masih terasa. Lakukan selama 1-2 menit per titik dengan tekanan yang kuat namun nyaman.
Meskipun refleksi membantu, segera konsultasi ke dokter jika gejala masuk angin tidak membaik setelah beberapa hari, memberat, atau muncul gejala serius lain seperti demam tinggi yang tidak turun atau sesak napas. Refleksi adalah pendukung, bukan pengganti penanganan medis.




